Herbal Penurun Darah Tinggi

Tahukah anda satu dari empat orang indonesia mempunyai tekanan darah tinggi, yang juga disebut hipertensi. Ada banyak cara untuk mencegah hipertensi diantaranya adalah perubahan gaya hidup, mengontrol stress, dan pola makan. Sementara untuk anda yang telah mengalami hipertensi, ada banyak obat yang bisa mengobatinya.

Seperti telah diketahui, jenis obat pada umumnya adalah obat pabrikan yang proses pembuatannya melibatkan rekayasa kimiawi dan obat herbal yang merupakan hasil racikan bahan-bahan alami tanpa rekayasa kimiawi. Banyak orang lebih memilih obat herbal selain harganya yang murah dan bahan yang mudah dijangkau, adalah karena obat pabrikan berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi untuk waktu lama.

Biasanya hipertensi dikarenakan stress pikiran, yang mana hal ini banyak dialami para penduduk di daerah perkotaan. Salah satunya adalah Surabaya yang merupakan satu diantara kota besar di Indonesia. Jual herbal surabaya, ketiklah kata kunci tersebut di google browser! Anda akan mendapatkan banyak referensi tempat jual obat herbal penurun darah tinggi, tidak hanya itu, anda juga mungkin mendapatkan referensi di kota lain.

Bahan Alami Yang Dapat Digunakan Sebagai Obat Hipertensi

  1. Jahe

Jahe dikenal sebagai obat hipertensi herbal karena dapat membantu mengontrol tekanan darah dengan meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot-otot di sekitar pembuluh darah. Anda dapat menambahkan irisan jahe segar ke menu makanan sehari-hari anda. Atau, anda juga bisa menambahkan potongan jahe ke dalam teh hangat.

  1. Kayu Manis

Kayu manis adalah rempah-rempah yang dapat menurunkan hipertensi Anda. Dengan mengkonsumsi kayu manis setiap hari telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita penyakit diabetes. Tambahkanlah bubuk kayu manis ke dalam menu makanan sehari-hari anda. Tidak hanya makanan, anda juga dapat manaburkannya ke dalam kopi anda.

  1. Bawang Putih

Bawang putih bisa memberikan efek rileks pada pembuluh darah berkat kandungan senyawa aktif allicin. Efek ini memungkinkan aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga berimplikasi menurunkan tekanan darah. Meski demikian pengurangan tekanan darahnya tidak tergolong besar.

Anda dapat menambahkan bawang putih ke dalam menu makanan sehari-hari anda. Jika rasa bawang putih terlalu tidak enak bagi anda, anda bisa memanggangnya terlebih dulu untuk mengurangi rasa asli dari bawang putih. Dan jika Anda sama sekali tidak suka makan bawang putih, anda bisa mendapatkan bawang putih dalam bentuk suplemen di toko-toko obat herbal.

  1. Coklat

Beberapa penelitian pada manusia telah menyimpulkan bahwa makan coklat hitam atau produk kakao yang diperkaya dengan flavanol dapat menurunkan tekanan darah sedikit lebih rendah pada orang yang memiliki hipertensi maupun yang pra-hipertensi.

Coklat dapat memengaruhi sistem oksida nitrat tubuh yang berimplikasi pada pelebaran pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa coklat mengandung kafein dan gula. Kafein dalam jumlah besar (lebih besar dari hari 400mg) dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar gula yang mempengaruhi kadar gula darah.

Leave A Reply

Navigate